<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Vorlandia&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://vorlandia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://vorlandia.wordpress.com</link>
	<description>Keluarga Vorlandia</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Sep 2010 14:39:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='vorlandia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/9566e43b11969f504e024580d6ccfdef?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Vorlandia&#039;s Blog</title>
		<link>http://vorlandia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://vorlandia.wordpress.com/osd.xml" title="Vorlandia&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://vorlandia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>GERILYA SENAM KEBUGARAN</title>
		<link>http://vorlandia.wordpress.com/2010/08/10/gerilya-senam-kebugaran/</link>
		<comments>http://vorlandia.wordpress.com/2010/08/10/gerilya-senam-kebugaran/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Aug 2010 13:30:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apriong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Depan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vorlandia.wordpress.com/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Olahraga merupakan hoby yang mendarah daging bagi istriku, salah satunya yaitu hampir setiap Minggu pagi mengikuti senam jantung sehat di Lapangan Kecamatan, ini sudah berjalan beberapa tahun. Sangat bertolak belakang dengan aku sendiri, jadi cukup dibenarkan kalau berat badanku kelebihan bobot berpuluh-puluh kilogram dari berat badan yang normal. Sebagai istri yang baik tentunya tidak pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=293&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:black;"><img class="alignleft" title="SenamKesegaran" src="http://vorlandia.files.wordpress.com/2010/08/senamkesegaran.jpg?w=125&#038;h=158" alt="" width="125" height="158" />Olahraga merupakan hoby yang mendarah daging bagi istriku, salah satunya yaitu hampir setiap Minggu pagi mengikuti senam jantung sehat di Lapangan Kecamatan, ini sudah berjalan beberapa tahun. Sangat bertolak belakang dengan aku sendiri, jadi cukup dibenarkan kalau berat badanku kelebihan bobot berpuluh-puluh kilogram dari berat badan yang normal.</span></strong></p>
<p><span id="more-293"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sebagai istri yang baik tentunya tidak pernah bosan memaksaku ikut senam, &#8220;Seminggu sekali&#8230;lumayankan daripada tidak sama sekali&#8221; katanya setengah memaksa. Dengan terpaksa pula aku bersedia tapi hanya dua kali minggu pagi aku ikuti, selanjutnya berbagai jurus alasan aku kemukakan untuk menggolkan kemalasan berolahragaku, dari musiknya yang cempreng karena peralatan soundnya sudah tua, gerakan senamnya yang itu-itu saja, instrukturnya yang sudah usia senior sampai alasan yang aneh-aneh dan tidak masuk akal juga aku keluarkan.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pada suatu Sabtu malam, dengan lembutnya istriku berkata, &#8220;Besok pagi ikut senam ya&#8230;&#8221;. Belum sempat aku menjawab ogah ah, istriku sudah melanjutkan bujukannya, &#8220;Ini tempatnya lain, kata ibu Muhadi di Mall Anu setiap Minggu pagi juga ngadakan senam&#8221;. Karena tidak ada alasan yang cukup kuat akhirnya aku bersedia. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa yang saya bayangkan Besoknya terjawab sudah. Istriku menatapku agak kecewa, sedangkan aku hanya senyum-senyum penuh kemenangan berarti minggu depan aku bebas untuk tidak berolahraga. Memang tempat penyelenggaraan senamnya di Mall gedungnya cukup besar dari kelompok jaringannya sudah menggurita di seluruh Nusantara tetapi kelompok senamnya ternyata bagian dari senam di Lapangan Kecamatan. Memang instrukturnya sedikit lebih muda namun sound sistemnya masih tetap saja cempreng dan gerakan-gerakan senamnya tetap sesuai pakem tapi jangan disalah artikan bahwa gerakan tersebut tidak </strong><strong>bermanfaat, itu sangat-sangat bermanfaat untuk kesehatan.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Istriku tiba-tiba minta berhenti Ketika sedang berboncengan dengan sepeda motor butut kesayangan keluarga kami, tepat didepan pintu gerbang perumahan yang letaknya tidak jauh dari tempat kami. Ternyata pada spanduk yang menjadi perhatiannya tertulis undangan &#8220;Senam Gratis&#8221;. Kembali istriku memaksaku untuk minta ditemani. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Minggu pagi kami sekeluarga (aku plus satu istri plus dua anak) berangkat ke lokasi. Kali ini acara senamnya memang beda dari sebelumnya, wajah-wajah ceria yang hadir ditambah instrukturnya yang muda, lincah dan bersemangat juga gerakan-gerakannya dapat dikuti dari yang muda sampai yang sepuh. Istriku tersenyum puas melihat sang suami mengikuti gerakan-gerakan senam berarti misinya untuk mengolahragakan suami sedikit terlaksana. Tapi sayang seribu kali sayang pelaksanaan senam disini hanya dua kali minggu pagi karena biaya dan pelaksana oleh sebuah produsen suatu produk yang sedang dipromosikan. Minggu pagi berikutnya berlangsung normal kembali. Aku tidak pernah lagi berolahraga, setiap minggu pagi istriku ikut senam di Lapangan Kecamatan atau di Lapangan Sebuah mall tadi. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ini ada informasi terbaru sambil tersenyum-senyum ketika mendekati aku dan anak-anaku yang sedang nonton siaran televisi. &#8220;Informasi ini valid dan dapat dipertanggungjawabkan&#8221;, katanya masih dengan gaya cerianya. Ternyata selama ini dalam rangka mengolahragakan suaminya terus menerus mencari informasi tempat senam masal yang bersemangat dan ceria. Berdasarkan pengalaman sebelumnya bahwa dibanyak tempat ada kegiatan-kegiatan senam masal baik untuk lingkup terbatas atau untuk umum, berbayar atau gratis. Dikatakannya bahwa dikomplek perumahan elite tetangga perumahan komplek perumahan yang pertama dulu ada kegiatan senam masal gratis terbuka untuk umum. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sekali lagi penawaran istimewa ini tidak dapat aku tolak. Satu keluarga kembali menuju lokasi yang direncanakan. Pagi ini semua puas termasuk anak-anakku selain senamnya yang gembira, sound sistem yang super mantap, pesertanya banyak dan ceria-ceria (tidak mikirkan kekurangan duit kali ya!) juga dekat dengan fresh market kira kira pasar tradisional yang bergaya modern. Semuanya  bisa didapat. Informasi lainnya kegiatan senam itu berlangsung setiap Minggu pagi dengan instruktur yang bergantian setiap minggunya dimana baru minggu yang ke empat baru akan bertemu kembali dengan instruktur semula. Selain ini tempat tempat lain yang tentunya tidak terlalu jauh dari rumah dan syarat gratis serta gembira sudah masuk dalam database istriku untuk berjaga-jaga kalau ada kebosanan di suatu tempat. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Setelah sekian lama berjalan diriku belum sepenuhnya berolahraga karena setiap gerakan belum aku ikuti dengan penuh atau masih setengah-setengah jadi tidaklah aneh kalau orang berdiri disebelahku sudah keluar keringat jagung sedangkan aku sama sekali belum keluar. Yang lainnya apabila istriku berhalangan ikut aku juga ikut-ikutan berhalangan alias absen juga. Kepada diriku sendiri walaupun sangat paham keuntungan dari olahraga tetapi tetap tidak mau sadar untuk berolahraga&#8230;sadarlah!!!. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ide berpindah-pindah tempat senam dan mencari yang gratis ternyata menarik perhatian beberapa tetanggaku dan juga mengikuti jejak kami, kadang kami membuat janji untuk berangkat pada suatu tempat yang sama. Bagaimana dengan anda apakah berminat dengan ide ini&#8230;.mudah-mudahan segar bugar. Amiiin. </strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vorlandia.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vorlandia.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vorlandia.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vorlandia.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vorlandia.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vorlandia.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vorlandia.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vorlandia.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vorlandia.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vorlandia.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vorlandia.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vorlandia.wordpress.com/293/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vorlandia.wordpress.com/293/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vorlandia.wordpress.com/293/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=293&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vorlandia.wordpress.com/2010/08/10/gerilya-senam-kebugaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b19ab28d534780da6eca1d39d298c18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apriong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vorlandia.files.wordpress.com/2010/08/senamkesegaran.jpg?w=125" medium="image">
			<media:title type="html">SenamKesegaran</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://vorlandia.wordpress.com/2010/01/01/290/</link>
		<comments>http://vorlandia.wordpress.com/2010/01/01/290/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jan 2010 07:50:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apriong</dc:creator>
		
		<guid isPermaLink="false">http://vorlandia.wordpress.com/2010/01/01/290/</guid>
		<description><![CDATA[SELAMAT TAHUN BARU 2010 M<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=290&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0099;"><strong> </strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0099;"><strong>SELAMAT </strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0099;"><strong>TAHUN BARU</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#3399ff;"><strong>2010 M</strong></span></p>
<p style="text-align:center;">
</h2>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vorlandia.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vorlandia.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vorlandia.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vorlandia.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vorlandia.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vorlandia.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vorlandia.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vorlandia.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vorlandia.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vorlandia.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vorlandia.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vorlandia.wordpress.com/290/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vorlandia.wordpress.com/290/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vorlandia.wordpress.com/290/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=290&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vorlandia.wordpress.com/2010/01/01/290/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b19ab28d534780da6eca1d39d298c18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apriong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title></title>
		<link>http://vorlandia.wordpress.com/2009/12/17/282/</link>
		<comments>http://vorlandia.wordpress.com/2009/12/17/282/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 05:29:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apriong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Depan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vorlandia.wordpress.com/?p=282</guid>
		<description><![CDATA[SELAMAT TAHUN BARU 1431 H<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=282&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0099;"><strong><a href="http://vorlandia.files.wordpress.com/2009/12/bijriah-blog.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-285" title="Bijriah Blog" src="http://vorlandia.files.wordpress.com/2009/12/bijriah-blog.gif?w=614" alt=""   /></a></strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0099;"><strong>SELAMAT </strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0099;"><strong>TAHUN BARU</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#3399ff;"><strong>1431 H</strong></span></p>
<p style="text-align:center;">
</h2>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vorlandia.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vorlandia.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vorlandia.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vorlandia.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vorlandia.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vorlandia.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vorlandia.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vorlandia.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vorlandia.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vorlandia.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vorlandia.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vorlandia.wordpress.com/282/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vorlandia.wordpress.com/282/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vorlandia.wordpress.com/282/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=282&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vorlandia.wordpress.com/2009/12/17/282/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b19ab28d534780da6eca1d39d298c18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apriong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vorlandia.files.wordpress.com/2009/12/bijriah-blog.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Bijriah Blog</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BERJALAN KEMBALI DI MASA LALU</title>
		<link>http://vorlandia.wordpress.com/2009/06/09/berjalan-kembali-di-masa-lalu/</link>
		<comments>http://vorlandia.wordpress.com/2009/06/09/berjalan-kembali-di-masa-lalu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 15:20:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apriong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Depan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vorlandia.wordpress.com/?p=273</guid>
		<description><![CDATA[BERJALAN KEMBALI DI MASA LALU Tahun 1990 merupakan tahun perkenalanku dengan yang namanya komputer, merknya sudah saya ingat-ingat tapi tetap saja tidak ingat kalau tidak salah prosesor yang mengotakinya jenis 286, bentuk fisik komputernya memang masih sangat sederhana. Tahun 1998 untuk pertama kalinya aku berkenalan dengan dunia maya (internet). Karena pekerjaan, kegiatan membuka internet dilakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=273&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;"> BERJALAN KEMBALI DI MASA LALU</span></span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;"> </span></span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;"> </span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:black;"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-275" title="KuraPengelana" src="http://vorlandia.files.wordpress.com/2009/06/kurapengelana.jpg?w=150&#038;h=124" alt="KuraPengelana" width="150" height="124" />Tahun 1990 merupakan tahun perkenalanku dengan yang namanya komputer, merknya sudah saya ingat-ingat tapi tetap saja tidak ingat kalau tidak salah prosesor yang mengotakinya jenis 286, bentuk fisik komputernya memang masih sangat sederhana. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tahun 1998 untuk pertama kalinya aku berkenalan dengan dunia maya (internet). Karena pekerjaan, kegiatan membuka internet dilakukan hampir tiap hari terutama untuk berkirim surat elektronik dan mengupdate content website. Selain tugas kantor sekali-kali aku juga sering berselancar ke website yang satu dan lainnya. Untuk berselancar pada waktu itu kita harus teliti mengetikkan alamat web yang akan dilihat karena salah sedikit saja dalam pengetikan maka alamat tersebut tidak akan ketemu. Mesin pencari alamat web yang ada belum begitu cerdas bahkan apabila website kita agar bisa ketemu dalam pencarian maka kita harus mendaftarkan terlebih dahulu ke database mesin pencari tersebut.</strong></p>
<p><span id="more-273"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pada saat Google muncul dan banyak dibahas para pihak kebetulan pada saat itu pula karena suatu dan lain hal hubungan saya dengan internet terputus sehingga saya tidak sempat menguji kecanggihan mesin pencari tersebut. Walau tidak menyentuh Internet tetapi hubungan saya dengan komputer tetap berjalan baik. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sekitar akhir tahun 2006 saya tersambung kembali dengan internet, tetapi penggunaannya tidaklah sesering dulu, hanya berkirim surat dan sesekali membaca surat kabar online. Pada suatu ketika saya masuk sebuah forum dunia maya disana setiap bertanya sesuatu dan dijawab oleh pihak lain selengkap mungkin dan seringkali diakhir jawabannya cari aja di google atau gugling aja atau tanya aja sama Oom gugel, paman google atau sebutan lain untuk Google.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dengan Google mesin pencari cerdas ini iseng-iseng aku coba mencari website yang pernah aku buat untuk kantor yang dulu, sungguh ajaib yang aku dapat bukan website tetapi email yang pernah aku kirimkan bertanggal 21 Juni 1999, itu berarti sudah sekitar sepuluh tahun yang lalu. Penemuan email ini membawaku kembali pada sepuluh tahun yang lalu karena email ini merupakan undangan acara debat publik tentang Rancangan undang-undang kehutanan yang dihadiri oleh Menteri Kehutanan saat itu, kesibukan-kesibukan yang terjadi saat itu terbayang kembali dan sangat jelas.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Keinginan untuk berjalan kembali ke masa lalu dan mengingat-ingat banyak hal mau tidak mau juga teringat para pelaku pada setiap kejadian pada saat itu, dari teman-teman, para guru dan wajah-wajah lainnya. Untuk pencarian maka Nama-nama unik sangat penting karena nama unik ini agar pencarian lebih mudah apakah benar orang yang kita cari atau bukan.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>salah satu nama yang unik yaitu nama ketua kelas ketika aku masih kelas 3 (tiga) SMP yang juga merupakan teman yang cukup akrab pada saat itu. Sejak lulus dari SMP sampai sekarang tidak pernah berkomunikasi apalagi bertemu muka. Setelah aku cari dengan Oom Google hasil yang aku temukan cukup meyakinkan nama ini hanya satu-satunya yang ditemukan dalam pencarian, dari ejaan namanya yang aku tulis sama persis dengan hasil pencarian. Nama ini terdapat pada struktur kantor pemerintahan disebutkan sebagai kepala Kantor urusan Agama (KUA) disalah satu kecamatan di lampung Timur dengan pangkat IIId. Bayang-bayang masa lalu kembali terpampang sangat jelas dan terasa baru saja terjadi.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Nama lain yang aku temukan bersama Google yaitu pasangan cinta monyetku semasa kelas 1 (satu) SMP. Sekarang ia telah menjadi dosen pada sebuah Perguruan Tinggi di Bengkulu. Pada saat cinta monyet sedang tumbuh subur, kami berdua secara diam-diam dengan pernyataan berdua dan tanpa saksi bertukaran cicin di samping masjid depan sekolah. Ketika cinta monyet kandas, meminta tolong tapi agak secara memaksa kepada seorang teman untuk mengembalikan cincinnya dan meminta kembali cincinku. Mengingat ini semua perasaanku melayang bercampur aduk.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sejak ikut-ikutan Facebook, masa lalu yang kembali lebih dasyat dan lebih luas lagi. Teman-teman yang sudah lama tidak bertemu satu persatu taut kembali dan sama-sama mengenang masa lalu. Tidak hanya kejadian-kejadian pribadi yang tampak tetapi perubahan-perubahan suatu Desa, Kota ataupun Provinsi juga tergambar karena aku pernah membaca suatu forum di suatu komunitas Facebook yang temanya yaitu &#8220;Bedanya Kota Ini Sekarang Dengan Dulu&#8221;, secara kebetulan dikota ini aku tinggal cukup lama (sekitar 14-an tahun). Di forum tersebut banyak pernyataan antara lain; dulu disana masih terhampar sawah-sawah sekarang sudah menjadi Mall dan Ruko-ruko, sekarang kalau mau kesini tidak harus mutar lagi karena sudah ada jalan tembus yang sangat baik. Semua komentar tersebut membuat aku kembali dan seolah-olah sedang melintas atau ditengah-tengah kota tersebut.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Media di internet lainnya untuk mengenang dan melepas rindu sekaligus menghibur yaitu radio streaming, beberapa waktu lalu sebuah stasiun radio dimana dari TK sampai SMP kuhabiskan di kota ini dapat diakses melalui radio streaming, ini semua membuatku rindu akan kota ini, membuatku rindu akan bahasanya dan membuatku rindu akan lagu daerahnya.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dari sekian banyak  teman-teman yang telah bertaut kembali walau memalui dunia maya khususnya YM, Facebook dan Google dan situs pertemanan lainnya serta radio streaming, aku masih bersedih karena temanku saat SD, SMP dan SMA hampir 99% nya belum tertaut, aku bertanya-tanya apakah ini terjadi karena tidak hobi dengan internet atau kesibukanan yang luar biasa atau menggunakan nama lain (alias) atau belum mengenal internet atau infrastruktur yang belum memungkinkan atau&#8230;.atau&#8230;..atau&#8230;.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Memanfaatkan teknologi internet untuk mengenang jejak langkah masa lampau sah-sah saja, tapi jangan&#8230;&#8230;&#8230;(nanti cengar-cengir sendiri).</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vorlandia.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vorlandia.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vorlandia.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vorlandia.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vorlandia.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vorlandia.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vorlandia.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vorlandia.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vorlandia.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vorlandia.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vorlandia.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vorlandia.wordpress.com/273/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vorlandia.wordpress.com/273/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vorlandia.wordpress.com/273/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=273&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vorlandia.wordpress.com/2009/06/09/berjalan-kembali-di-masa-lalu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b19ab28d534780da6eca1d39d298c18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apriong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vorlandia.files.wordpress.com/2009/06/kurapengelana.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">KuraPengelana</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KESETIAAN ITU TELAH BERALIH KE PARTAI LAIN</title>
		<link>http://vorlandia.wordpress.com/2009/04/29/kesetiaan-itu-telah-beralih-ke-partai-lain/</link>
		<comments>http://vorlandia.wordpress.com/2009/04/29/kesetiaan-itu-telah-beralih-ke-partai-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 13:27:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apriong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Depan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vorlandia.wordpress.com/?p=253</guid>
		<description><![CDATA[KESETIAAN ITU TELAH BERALIH KE PARTAI LAIN Masih ingat tulisan terdahulu tentang &#8220;CALEG ITU SAMPAI JUGA DI RT SAYA&#8221; dimana pergerakan seorang caleg menembus sendi-sendi kesetiaan masyarakat di RT saya terhadap salah satu parpol dimana caleg tersebut tidak berjanji tetapi menyatakan kesediaannya untuk mendampingi masyarakat RT apabila ada keinginan masyarakat untuk meingkatkan kondisi sosial dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=253&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;"> KESETIAAN ITU TELAH BERALIH KE PARTAI LAIN</span></span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;"><br />
</span></span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;"> </span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:black;"><img class="alignleft size-medium wp-image-257" title="photohp0210" src="http://vorlandia.files.wordpress.com/2009/04/photohp0210.jpg?w=210&#038;h=158" alt="photohp0210" width="210" height="158" />Masih ingat tulisan terdahulu tentang &#8220;CALEG ITU SAMPAI JUGA DI RT SAYA&#8221; dimana pergerakan seorang caleg menembus sendi-sendi kesetiaan masyarakat di RT saya terhadap salah satu parpol dimana caleg tersebut tidak berjanji tetapi menyatakan kesediaannya untuk mendampingi masyarakat RT apabila ada keinginan masyarakat untuk meingkatkan kondisi sosial dan lingkungan di RT ini baik melalui jalur formal maupun non formal (katanya.?!).</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Setelah pencontrengan dan penghitungan suara di TPS RT Saya telah selesai menunjukkan bahwa Caleg tersebut menuai hasil yang menurut saya cukup memuaskan karena suara yang langsung mencontreng namanya mencapai 2/3 dari jumlah KK di RT saya dan yang mencontreng partai hanya 3 (tiga) suara sedangkan nama linnya nihil. Hasil ini seingat saya ada peningkatan suara cukup berarti untuk partai ini di TPS RT saya. kondisi ini hanya berlaku untuk tingkat dimana Caleg tersebut dicalonkan yaitu Kabupaten/Kota (DPRD II). Sedangkan untuk tingkat Provinsi (DPRD I) dan Nasional (DPR RI) masing-masing tidak lebih dari 5 suara saja.</strong></p>
<p><span id="more-253"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Setelah beberapa kali temu mulut (ngobrol ngalor ngidul) dengan bapak dan Ibu di RT saya pada hari Sabtu dan Minggu di pos ronda hampir semuanya menggunakan strategi-strategi dalam penentuan contrengannya terutama pilihan tentang partai. Secara dasar strategi yang dilakukan berdasarkan harapan-harapan dirinya yang kemungkinan besar dapat dicapai dari partai yang dipilih. Harapan-harapan itu umumnya bagaimana RT Saya (Kabupaten saya) pada lima tahun kedepan, bagaimana pencapaian Propinsi Saya untuk lima tahun ke depan dan bagaimana keadaan negara saya (NKRI) untuk lima tahun kedepan atau lebih. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> Untuk tingkat kabupaten/kota atau tingkat RT atau Perumahan jenis strategi yang digunakan lebih fleksibel karena setelah setia pada satu partai tetapi ditunggu-tunggu ternyata caleg dari partai tersebut tidak pernah muncul untuk mensosialisasikan visi dan misinya di RT saya, tiba-tiba ada caleg dari partai lain yang mau dan ingin membuktikan dan mampu membungkus harapan masyarakat serta mempunyai jabatan dipartainya (walaupun tingkat ranting) cukup memadai dan mengaku cukup dekat dengan orang nomor satu di Kabupaten/ Kota karena satu partai dan bersedia mendampingi masyarakat baik secara formal maupun informal ke pemerintahan mengapa tidak di contreng setidak-tidaknya ada orangnya dan bisa saja keluarganya yang bisa dipegang daripada janjinya saja yang sampai tetapi orangnya tidak tahu siapa dia (betul atau tidak&#8230;???). </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> Untuk tingkat Provinsi karena Gubernur baru terpilih jadi strategi yang berhubungan dengan kepemimpinan provinsi tidak begitu berpengaruh terhadap pemilihan partai, strategi yang diterapkan hanya menyangkut kesetiaan pada parpol tersebut dan berharap pemerintahan yang lebih bersih dan mampu menghapus preman jalanan (keamanan) dan preman berdasi (korupsi/fungli) bonusnya antara lain mampu meningkatkan pembangunan dan membuka lapangan kerja. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> Untuk tingkat nasional strategi yang dirancang dalam penentuan partai yang akan dicontreng lebih rumit lagi karena menyangkut matrik yang saling berkaitan dan bergerak disebelah sana apabila yang sebelah sini diubah atau tergganggu walaupun rumit tetapi secara umum strategi yang digunakan bermula dari siapa Presiden yang lebih baik untuk memimpin NKRI lima tahun kedepan. Masih berdasarkan temu mulut di pos ronda, harapan besar masyarakat di RT saya masih Kepada SBY dari partai Demokrat ( Maaf Saya Sebut Langsung Namanya karena ini tingkat nasional dan tidak menyinggung tetangga saya) ada beberapa pendapat sederhana yang muncul mengapa mereka tetap pada SBY dan pendapat ini memang cukup menjadi perhatian saya sehingga saya sampaikan disini. SBY adalah sosok yang sopan, walaupun bereaksi atau menanggapi seuatu yang tidak berkenan tetap penuh kesopanan dan bertutur dengan lembut. Dengan penuh sopan santun tersebut masyarakat menilai sebagian dari keberhasilan sebagai pemimpin telah dicapai atau setidak-tidaknya masyarakat merasa lebih nyaman, aman dan terlindungi. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Setelah Presiden telah ditentukan selanjutnya bagaimana caranya calon yang diidamkan tersebut dapat dapat mencalonkan diri sebagai presiden. Hal ini merupakan sebuah tantangan tersendiri, semisalnya seorang ibu tetangga saya dimana selama ini dia telah setia pada satu partai dan sudah berulang kali mencoblos partai tersebut baik pencoblosan tingkat pusat, tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten walaupun hasilnya kadang-kadang tidak sesuai harapan tetapi tetap setia dengan partai tersebut. Pada pemilu kali ini ibu tersebut berpikiran lain karena presiden terbaik yang diharapkan telah ditentukan olehnya dan betapa terkejutnya ketika berita di TV bahwa pimpinan partai yang selama ini setia telah di coblosnya bertemu dengan pimpinan partai lain yang tidak akan memilih calon presidennya untuk melakukan penjajagan berkoalisi. Dengan berapi-api Ibu tersebut mengatakan apabila partai kesayangannya itu berkoalisi dengan partai yang bukan pengusung calon presidennya maka untuk pertamakalinya Ibu tersebut tidak akan mencontreng partai kesayangannya itu pada pileg kali ini dan akan memindahkan pilihannya pada partai Demokrat karena ibu tersebut takut kalau-kalau partai Demokrat mendapat suara rendah dan akan kesulitan berkoalisi untuk mengusung calon presiednnya yang diharapkan ibu tersebut. Pada akhir-akhir masa kampanye Ibu tersebut merasa lega karena pimpinan partai kesayangannya menyatakan dengan tegas bahwa partainya akan berkoalisi dengan partai Demokrat sehingga Ibu tersebut tetap setia dengan partai kesayangannya dan lebih optimis lagi bahwa calon presidennya akan terpilih kembali. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Setiap pelaksanaan pemilu dalam pemilu apaun itu masyarakat ikut juga berpikir dan telah berstrategi secara cerdik untuk mencapai apa yang tealh diharapkan walupun pada tingkatan kabupaten/kota dan propinsi strategi yang dilakukan bersifat pragmatis sehingga caleg yang melakukuan sosialisasi dengan bertatap muka langsung dan berani untuk mengatakan programnya walaupun tidak menjanjikan dalam bentuk materi atau bagi-bagi uang ternyata lebih dihargai. Tetapi tidak demikian dengan tingkat nasional terutama untuk calon pemimpin bangsa idealisme lebih di kedepankan. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Mudah-mudahan INDONESIA akan lebih baik dan lebih maju lagi mulai hari ini dan selanjutnya. -o-</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vorlandia.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vorlandia.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vorlandia.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vorlandia.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vorlandia.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vorlandia.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vorlandia.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vorlandia.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vorlandia.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vorlandia.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vorlandia.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vorlandia.wordpress.com/253/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vorlandia.wordpress.com/253/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vorlandia.wordpress.com/253/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=253&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vorlandia.wordpress.com/2009/04/29/kesetiaan-itu-telah-beralih-ke-partai-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b19ab28d534780da6eca1d39d298c18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apriong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vorlandia.files.wordpress.com/2009/04/photohp0210.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">photohp0210</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CALEG ITU SAMPAI JUGA DI RT SAYA</title>
		<link>http://vorlandia.wordpress.com/2009/03/24/caleg-itu-sampai-juga-di-rt-saya/</link>
		<comments>http://vorlandia.wordpress.com/2009/03/24/caleg-itu-sampai-juga-di-rt-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Mar 2009 16:21:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apriong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Apriong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vorlandia.wordpress.com/?p=241</guid>
		<description><![CDATA[CALEG ITU SAMPAI JUGA DI RT SAYA &#8220;Ketika pulang kerumah aku sempatkan untuk melewati rumah bapak Lasmoyo tetanggaku karena tadi siang anakku sms bahwa ada undangan ke rumah bapak tersebut sehabis isya&#8217; tetapi dalam rangka apa tidak disebutkan. Ketika lewat kulihat ada 4 (empat) bendera yang cukup besar dari salah satu parpol berkibar di gerbang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=241&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;">CALEG ITU SAMPAI JUGA DI RT SAYA</span></span></strong></p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-242" title="dsc00497edit" src="http://vorlandia.files.wordpress.com/2009/03/dsc00497edit.jpg?w=240&#038;h=174" alt="dsc00497edit" width="240" height="174" /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:black;">&#8220;<em>Ketika pulang kerumah aku sempatkan untuk melewati rumah bapak Lasmoyo tetanggaku karena tadi siang anakku sms bahwa ada undangan ke rumah bapak tersebut sehabis isya&#8217; tetapi dalam rangka apa tidak disebutkan. Ketika lewat kulihat ada 4 (empat) bendera yang cukup besar dari salah satu parpol berkibar di gerbang masuk rumahnya dan beberapa lagi bendera juga terpasang di jalan juga sudah terpasang tenda di depan rumahnya. Secara otomatis aku langsung menebak dalam rangka dari undangan tersebut yaitu kampanye. Sudah sekitar Sepuluh tahunan aku tinggal di perumahan ini, baru kali pertama ini ada kampanye di rumah seseorang dalam lingkup 1 (satu) Rukun Tetangga (RT) karena ini pengalaman pertamaku jadi aku putuskan untuk datang.</em></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Beberapa saat setelah isya&#8217; aku kerumah pak Lasmoyo, sudah banyak warga yang datang termasuk ketua RT-ku mungkin kedatangan mereka sama alasannya dengan diriku ditambah menghormati tuan rumah yang telah mengundang walaupun acara yang sebenarnya tidak pasti karena banyak isu yang beredar misalnya selamatan telah selesainya perbaikan rumah tuan rumah, kampanye partai dan sosialisasi caleg. Aku tahu persis bahwa selama ini sebagian besar warga di RT ini dari beberapa kali coblosan  memang bendera parpol yang banyak terpasang benderanya bukanlah pilihan sebagian besar warga termasuk dari bapak RT ku sendiri. Setelah bertanya dengan berbisik-bisik kekiri dan kanan tahulah aku bahwa ada caleg yang akan mensosialisasikan dirinya. Rupanya sang caleg tersebut belum tiba, tuan rumah menyatakan minta maaf karena  si caleg sangat sibuk jadi agak terlambat sekarang masih dalam perjalanan. Ya.. memang harus dimaklumi, diundangan juga tidak ada jam pastinya acara akan dibuka, biasa tradisi turun temurun he..he..he..???.</em></strong></p>
<p><span id="more-241"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Sang Caleg sudah tiba, warga yang yang hadir juga sudah tidak lagi bertambah dan acarapun dibuka, kampanye (sosialisasi) pun dimulai. Sambutan pertama datang dari tuan rumah yang menyatakan bahwa sang Caleg tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah adik kandungnya sebelum diperbolehkan sosialisasi disini sudah ditantang bahwa yang dikemukakannya adalah benar adanya, ini adalah pembukaan yang sangat manis yang aku dengar walaupun aku agak ragu dari kata-kata tersebut karena aku telah mendengar dan melihat sendiri rekam jejak dari tuan rumah dan keluarganya. setelah panjang lebar dari tuan rumah, tentunya yang dikemukakan postif semua (namanya juga kampanye&#8230;), kemudian tuan rumah mempersilahkan bapak ketua RT untuk menyampaikan sepatah dua patah kata. Aku dengarkan sambutan dari bapak Ketua RT sangat-sangat netral, beliau hanya menyampaikan permasalahan lingkungan yang selama ini telah menjadi beban warga antara lain perumahan ini rawan banjir (tentunya sang caleg sudah tahu) dan menjadi kecemasan warga disini yaitu tanggul penahan banjir sudah mulai keropos, pembuatan pintu air dan Pompa penyedot air yang sudah diajukan ke pemerintah sampai sekarang sudah setahun lebih belum ada kabar beritanya, sarana dan prasarana olah raga yang tidak tersedia serta jalan yang berlobang-lobang. Semua yang dikemukakan oleh si ketua RT dari pendengaran saya membuat beliau adalah ketua RT yang bijak tidak memihak pada parpol manpun juga dan beliau hadir diacara ini adalah sebagai tamu undangan dari warganya yang mempunyai acara.</em></strong></p>
<p><strong><em></em></strong></p>
<p><strong><em></p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya acara yang ditunggu-tunggu yaitu sosialisasi visi dan misi dari sang Caleg. Sang Caleg sangat low profile dengan berbicara agak tersendat-sendat (entah akting atau tidak) mengemukakan minta maaf karena mengganggu waktu bapak-bapak dimalam minggu ini. Sang Caleg memulai dengan mengemukakan tentang dirinya yaitu hubungannya dengan tuan rumah tempat tinggal, pekerjaan sebagai ahli pengobatan alternatif dan keluarganya. Selanjutnya sejarah mengapa ia memilih partai ini tentunya tidak lupa menjelek-jelekkan rezim Orde Baru (kebiasaan menjelekkan pihak lain mulai muncul disini), di partai jabatannya yaitu Sekretaris Anak Cabang. Ia menjadi caleg bukan kemauan sendiri melainkan mengemban tugas partai, ditempatkan pada no. urut 8 (delapan). Setelah adanya keputusan MK bahwa yang mendapat suara terbanyak yang menang sang caleg bersyukur karena do&#8217;anya terkabul sehingga menambah semangat untuk berjuang (Tugas Partai atau nafsu pribadi..???). Berbicara Sang Caleg semakin lancar saja, retorika semakin terkonsep dan berkembang, sang Caleg menyatakan beliau sangat ingin membantu keresahan masyarakat dilingkungan sini baik terpilih sebagai anggota legislatif maupun tidak, karena kakaknya bertempat tinggal disini berarti tempat tinggal dia juga (para audien manggut-manggut sanggat senang&#8230;). Mulut sang Caleg kembali berbicara dengan lancar bahwa ketika pemilihan walikota pada waktu itu terjadi, sang Caleg mengaku bahwa dia adalah anggota team sukses walikota di ring satu (maksudnya&#8230;apa..??). Pengakuan sang Caleg juga menyatakan beberapa ide program walikota adalah ide sang Caleg misalnya sekolah gratis, dll, hubungan sang caleg dengan bapak walikota ini bagaikan saudara jadinya kalau berbicara tidak resmi dengan bapak Walikota ini, bahasa yang digunakan adalah bahasa pertemanan (gaul/tidak resmi). Dengan demikian sang Caleg berani menyatakan diri akan menjembatani kepada bapak Walikota mengenai keinginan warga yang telah dikemukakan oleh bapak RT tadi. Warga dipersilahkan membuat proposal yang lengkap yang di mau sang Caleg siap untuk menyampaikannya ke Walikota baik secara resmi pemerintahan, melalui parpol atau secara pribadi dan sang Caleg juga menyatakan apabila proposal tersebut tidak ada kabar beritanya maka ia akan menanyakan terus menerus menanyakannya (Para peserta pertemuan semakin manggut-mangut lebih dalam&#8230;saking bersemangatnya)(Broker apa ya&#8230;!?!?). Dengan terkonsep dan seperti sudah menghapal sang Caleg dengan mantap menyampaikan visi dan misinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Saatnya sesi tanya jawab dimulai dipandu oleh bapak ketua RT. Seorang bapak bertanya cukup kritis dan memancing sang Caleg; Jika proposal yang kita ajukan ke Walikota mengenai kebutuhan mendesak misalnya perbaikan tanggul yang baru diketahui retak atau penyediaan pompa penyedot air, biasanya dari pihak terkait akan dijawab dana tersebut belum dianggarkan dalam APBD, caranya bagaimana ?. Sang Caleg menjawab dengan senyum meyakinkan bahwa kedekatannya dengan bapak walikota dapat diandalkan antara lain anggaran yang sudah ditetapkan atas masih bisa dipindah arahkan keperluan tersebut ini sesuai dengan pengalamannya lingkungan tempat tinggal sang Caleg dimana sudah bertahun-tahun jalan dilingkungan beliau tidak pernah diperbaiki oleh walikota-walikota sebelumnya dan ketika walikota yang dia dukung terpilih, jalan tersebut juga tidak prioritaskan untuk diperbaiki oleh dinas terkait dan sang caleg mengeluhkan hal tersebut kepada sang Walikota, kepala dinas terkaitpun dikontak, singkat cerita anggaran yang telah dialokasikan untuk tempat lain dan keperluan lain dipindahkan untuk memperbaiki jalan dilingkungan sang Caleg (selamat atas keberhasilan sang Caleg!!!). Cara lain meminta sang bapak walikota untuk menekan dinas yang terkait agar proposal kita diprioritaskan. Semua ini dapat terjadi dengan syarat buatlah proposal selengkap-lengkapnya kalau tidak semuanya tidak dijamin.</p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaan peserta kampanye sudah tidak ada lagi, bapak RT merasa mendapat kesempatan untuk membocorkan semangatnya dengan menyatakan bahwa sang Caleg adalah caleg pertama yang langsung berhadap-hadapan dengan warga RT ini untuk menyatakan kesiapannya membantu baik terpilih ataupun tidak dan menyatakan walaupun telah berkali-kali mendukung dan memberikan kemenangan kepada partai yang selama ini banyak didukung warga tetapi caleg dari partai tersebut apalagi pengurus partai tersebut belum pernah bertatap muka langsung kepada warga di RT yang dipimpinnya. Sang Caleg sangat dekat dengan sang penguasa kota ini sehingga kesempatan untuk membangun sarana dan prasarana lima tahun kedepan sangatlah besar dan luas. Sang Caleg juga mempunyai kakak kandung disini sehingga juga merupakan keluarga warga sini (Walaupun warga sini banyak yang belum kenal sang Caleg he&#8230;he..he..) sang Caleg, sang Caleg, sang caleg&#8230;..pokoknya sang Caleg paling oke dan dasyhat jadi warga tidak akan salah memilih sang Caleg, pidato sang ketua RT dengan bersemangat. Dengan bersemangat pula sang ketua RT menyindir-nyindir negatifnya partai lain yang diketahui oleh sang Ketua RT banyak dipilih oleh warga dilingkungan RT yang beliau pimpin ini dan secara kebetulan partai tersebut selama ini juga beliau coblos.</p>
<p style="text-align:justify;">Seketika aku terperangah ketika diakhir orasi sang ketua RT menyampaikan minta maaf karena membuat strategi penyampaian undangan kepada warga diSengaja acaranya dikabur-kaburkan misalnya dikatakan dalam pertemuan nanti akan dibagikan kartu tagihan PBB dan syukuran atas perbaikan rumah tuan rumah (kakak kandung sang Caleg). Ternyata sang ketua RT bukanlah sebagai tamu undangan tetapi sebagai aktor intelektual dibalik kampanye sang Caleg. Sang ketua RT telah terkooptasi dan berbunga-bunga oleh janji kakak kandung sang caleg dan sang Caleg.</p>
<p style="text-align:justify;">Sungguh Luar biasa kejadian malam ini, pertemuan sekitar dua jam telah membuat warga yang selama ini telah berkali-kali mendukung dan mencoblos partai yang itu-itu terjadi perubahan 180 derajat. Banyak warga yang bersedia untuk mencontreng sang Caleg pada pemilu yang akan datang karena sang caleg sanggup mendampingi warga untuk membangun sarana dan prasarana lingkungan dan yang di contreng juga keluarga sendiri. Kampanye atau sosialisi atau entahlah apapun namanya telah berhasil bahkan dapat dikatakan sangat berhasil, sang caleg pun tersenyum sumringah.</p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana caleg-caleg yang lain siap menyusul&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.??!??!?.</p>
<p></em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vorlandia.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vorlandia.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vorlandia.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vorlandia.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vorlandia.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vorlandia.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vorlandia.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vorlandia.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vorlandia.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vorlandia.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vorlandia.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vorlandia.wordpress.com/241/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vorlandia.wordpress.com/241/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vorlandia.wordpress.com/241/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=241&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vorlandia.wordpress.com/2009/03/24/caleg-itu-sampai-juga-di-rt-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b19ab28d534780da6eca1d39d298c18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apriong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vorlandia.files.wordpress.com/2009/03/dsc00497edit.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00497edit</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KESELEO atau TERKILIR</title>
		<link>http://vorlandia.wordpress.com/2009/03/17/keseleo-atau-terkilir/</link>
		<comments>http://vorlandia.wordpress.com/2009/03/17/keseleo-atau-terkilir/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 16:41:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apriong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Depan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vorlandia.wordpress.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[KESELEO atau TERKILIR &#8220;Ayah, barusan ibu kepleset&#8221; &#8220;Dimana?&#8221; &#8220;Itu, didepan rumah tetangga sebelah&#8221; &#8220;Bagaimana?&#8221; &#8220;Sepertinya pergelangan kaki kiri keseleo&#8221; &#8220;Sudah di urut..dipijat!&#8221; &#8220;Udah tapi kakinya agak bengkak&#8221; &#8220;ooh, istirahat aja dulu&#8221;. Begitulah beberapa dialog dengan istriku ketika ia mengabarkan kondisi kakinya. Aku hanya menanggapinya dengan santai, karena aku percaya keseleo hanyalah kecelakaan kecil. Walaupun tanggapanku santai, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=231&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;">KESELEO atau TERKILIR</span></span></strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;"><br />
</span></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft size-medium wp-image-249" title="photohp10201" src="http://vorlandia.files.wordpress.com/2009/03/photohp10201.jpg?w=210&#038;h=158" alt="photohp10201" width="210" height="158" /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:black;">&#8220;Ayah, barusan ibu kepleset&#8221;<br />
&#8220;Dimana?&#8221;<br />
&#8220;Itu, didepan rumah tetangga sebelah&#8221;<br />
&#8220;Bagaimana?&#8221;<br />
&#8220;Sepertinya pergelangan kaki kiri keseleo&#8221;<br />
&#8220;Sudah di urut..dipijat!&#8221;<br />
&#8220;Udah tapi kakinya agak bengkak&#8221;<br />
&#8220;ooh, istirahat aja dulu&#8221;.</span></strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Begitulah beberapa dialog dengan istriku ketika ia mengabarkan kondisi kakinya. Aku hanya menanggapinya dengan santai, karena aku percaya keseleo hanyalah kecelakaan kecil.<br />
Walaupun tanggapanku santai, hari ini aku tetap pulang lebih awal. Sesampai dirumah apa yang kulihat hampir tidak dapat kupercaya karena sekitar pergelangan kaki istriku sudah membengkak cukup besar.Ternyata keseleo bukanlah suatu kecelakaan kecil dan sederhana.<br />
Dengan prihatin aku menanyakan banyak hal tentang terjadinya keseleo ini. Kenapa sampai jatuh?, bagaimana posisi saat jatuh?&#8217;, dan lain sebagainya.Selanjutnya buru-buru aku menuju apotik untuk membeli beberapa obat.<span id="more-231"></span><br />
</strong><br />
<strong>&#8220;Ibu, masak mie instan ya, kalau ibu yang masak pasti enak&#8221; itulah basa-basiku bila sedang pengin menikmati mie instan.</strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tidak berapa lama mie dan kelengkapannnya sudah tersedia. Demikian pula dengan anak-anakku dari minta dimandikan,  minta disuapi, menyiapkan pakaian semuanya oleh ibu. Semua ini terjadi waktu istriku sedang sehat wal afiat.<br />
Selama ini istriku tidak pernah sakit, jadi ini merupakan pengalaman pertama bagi aku dan anak-anakku. Ketika terjadi kondisi seperti ini kebiasaan sehari-hari dirumah menjadi berubah total. Saat ini semua harus melayani ibu, anakku yang bontot berusia 2,5 tahun juga siap melayani ibunya dari memperbaiki posisi bantal, mendekatkan gelas minum, mendekatkan buku bacaan dan lainnya. Kakaknya yang sudah kelas 5 (lima) SD memang dikenal agak pemalas ini, mendapatkan tugas menyiapkan semua perlengkapan mandi, makan dan lainnya yang diperlukan oleh ibunya, walaupun sambil bersungut-sungut semua tugas dikerjakan demi ibunya yang sakit. <br />
Sedangkan akau selain memapah istriku kalau ingin berpindah tempat juga mengambil alih tugas rumah tangga yang selama ini dikerjakannya, diantaranya menyapu lantai, memandikan anak, menyuapi anak,mencuci piring, memasak nasi dan masih banyak lagi.<br />
Perubahan juga terjadi pada menu makan, biasanya semua masakan ibu tetapi sekarang semua dibeli di warung atau makanan instan dari pasar swalayan.</strong></p>
<p><strong></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">Seminggu sudah berlalu walaupun masih agak bengkak dan bila berjalan masih tertatih-tatih tetapi satu per satu pekerjaan rumah tangga mulai diambil alih kembali oleh istriku kebiasaan sehari-hari di rumah berangsur-angsur normal kembali.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari seminggu ini beberapa hal yang kuperhatikan yaitu memang benar bahwa istriku sangat kuat dan tabah, hampir tidak ada keluhan yang berarti darinya. Anak-anakku mampu untuk mengawal ibunya, walaupun yang besar kadang-kadang agak sebal kalau diperintah ibunya dan yang bontot kadang-kadang mogok makan atau mandi karena tidak bersama ibu.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari peristiwa ini pula ada peristiwa yang cukup menjengkelkan bagiku. Bayangkan saja walaupun aku sudah membelikan obat yang menurut petugas apotik bahwa obat tersebut sering diresepkan oleh dokter untuk obat keseleo atau salah urat dan param kocok dari pabrik jamu terkenal dimana iklan obat tersebut telah akku dengar sejak kecil tetapi semua itu hampir tidak dianggap oleh istriku karena ia tetap memintakku untuk menghaluskan kencur dan beras yang kemudian dibalurkan ditempat keseleo. <br />
Pada mulanya aku bersikeras tidak mau melakukannya karena menurutku obat yang telah kubeli dari apotik sudah cukup lengkap dan manjur. berbagai alasan yang aku kemukakan diantaranya kalau memang resep tersebut manjur pastilah pabrik jamu sudah membuatnya dan telah tersedia di apotik, toko obat maupun maupun warung. Tetapi semakin aku menolak untuk meracik resep tersebut semakin kuat pula istriku minta dibuatkan. Karena ini menyangkut keyakinan dan sugesti pada sesorang akhirnya resep kencur ditambah beras kemudian ditumbuk sampai halus tetap aku buatkan dengan harapan dari sugesti tersebut dapat mempercepat kesembuhan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pada hari-hari berikutnya aku lihat istriku telah menggunakan obat yang dari apotik. Mungkin dia malas untuk minta tolong kembali karena melihat suaminya malas-malasn meracik resep tersebut atau oleh sebab lainnya yang tidak perlu aku tanyakan.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dari semua peristiwa ini apa yang dikatakan oleh banyak orang bahwa kesehatan adalah segala-galanya adalah benar adanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Semoga kita semua dilimpahkan kesehatan oleh yang Maha Kuasa, Amiin.</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vorlandia.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vorlandia.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vorlandia.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vorlandia.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vorlandia.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vorlandia.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vorlandia.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vorlandia.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vorlandia.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vorlandia.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vorlandia.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vorlandia.wordpress.com/231/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vorlandia.wordpress.com/231/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vorlandia.wordpress.com/231/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=231&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vorlandia.wordpress.com/2009/03/17/keseleo-atau-terkilir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b19ab28d534780da6eca1d39d298c18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apriong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vorlandia.files.wordpress.com/2009/03/photohp10201.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">photohp10201</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENGUCAPAN RANCU</title>
		<link>http://vorlandia.wordpress.com/2009/01/28/pengucapan-rancu/</link>
		<comments>http://vorlandia.wordpress.com/2009/01/28/pengucapan-rancu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 15:26:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apriong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Iqza]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vorlandia.wordpress.com/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[PENGUCAPAN RANCU Pada tanggal 1 Desember 2008 terjadi kemajuan pengucapan huruf pada anakku yang baru berumur 2,5 tahun dan paling bontot ini. Sehari-harinya kalau dia bicara masih sangat susah untuk dimengerti apalagi oleh orang yang belum pernah atau jarang mendengarkan dia bicara. kesulitan untuk mengerti yang diucapkannya karena tidak semua huruf dalam tiap kata dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=227&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_36" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://vorlandia.files.wordpress.com/2008/11/dsc00064-2.jpg"><img class="size-medium wp-image-36" title="dsc00064-2" src="http://vorlandia.files.wordpress.com/2008/11/dsc00064-2.jpg?w=300&#038;h=291" alt="dsc00064-2" width="300" height="291" /></a><p class="wp-caption-text">Rinanda Iqza Vorlandia</p></div>
<p><strong><span style="color:#ff0099;">PENGUCAPAN RANCU</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:black;">Pada tanggal 1 Desember 2008 terjadi kemajuan pengucapan huruf pada anakku yang baru berumur 2,5 tahun dan paling bontot ini. Sehari-harinya kalau dia bicara masih sangat susah untuk dimengerti apalagi oleh orang yang belum pernah atau jarang mendengarkan dia  bicara. kesulitan untuk mengerti yang diucapkannya karena tidak semua huruf dalam tiap kata dapat diucapkannya dengan baik/benar, misalnya kalau dia menugucapkan kata <em>kakak</em> maka yang keluar yaitu <em>tatak, </em>jadi huruf yang seharusnya k berubah menjadi t, demikian juga kalau dia mengucapkan kata <em>bisa</em> yang terucap yaitu <em>bica</em>, kata contoh diatas masih sederhana sehingga cukup gampang untuk dicerna/difahami tetapi bila ia mengucapkan sesuatu yang cukup panjang dan tidak ada contoh barang yang dapat diperlihatkan maka bagi yang mendengarkan pasti meminta dia untuk mengulang ucapannya tersebut atau bertanya pada orang lain yang mungkin memahaminya.<span id="more-227"></span> </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:black;">Sering kali kami kesulitan untuk menterjemahkan apa yang diucapkannya walaupun sudah meminta untuk diulang berkali-kali, memintanya untuk menunjukkan barang atau benda yang dimaksud dan telah bertanya kesana kemari tetapi tidak dimengerti juga membuat dia frustasi dan menangis dan juga membuat kalang kabut seisi rumah untuk mencari arti apa yang dimaksud. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:black;">Syukurlah, mulai tanggal tersebut diatas kebiasaannya mengubah huruf <em>K (k) </em>menjadi<em> T (</em>t) sudah mulai benar sehingga banyak kata yang sudah lebih mudah dimengerti walaupun tetap masih banyak kata juga belum dapat dipahami karena masih banyak juga huruf yang belum dapat diucapkannya secara sempurna, misalanya huruf S(s) menjadi C(c), huruf L(l) menjadi Y(y) dan huruf yang lainnya. </span></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:black;">Dengan semakin besar harapannya dia akan lebih lancar dan sempurna untuk mengucapkan semua kata yang yang keluar dari mulutnya.***</span></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vorlandia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vorlandia.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vorlandia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vorlandia.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vorlandia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vorlandia.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vorlandia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vorlandia.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vorlandia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vorlandia.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vorlandia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vorlandia.wordpress.com/227/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vorlandia.wordpress.com/227/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vorlandia.wordpress.com/227/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=227&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vorlandia.wordpress.com/2009/01/28/pengucapan-rancu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b19ab28d534780da6eca1d39d298c18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apriong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vorlandia.files.wordpress.com/2008/11/dsc00064-2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">dsc00064-2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BLOG BARU, BELAJAR ngeBLOG, BARU ngeBLOG</title>
		<link>http://vorlandia.wordpress.com/2009/01/28/blog-baru-belajar-ngeblog-baru-ngeblog/</link>
		<comments>http://vorlandia.wordpress.com/2009/01/28/blog-baru-belajar-ngeblog-baru-ngeblog/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2009 15:22:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apriong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Apriong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vorlandia.wordpress.com/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[BLOG BARU, BELAJAR ngeBLOG, BARU ngeBLOG &#8220;Bikin blog dong, banyak teman sudah pada bikin&#8220;, demikian yang diucapkan oleh ibunya anak-anak. Selama ini memang saya sudah sering mendengar tentang blog bahkan pernah membuka beberapa blog tetapi untuk membuat atau mempunyai blog tidak sempat terpikirkan. Ucapan spontan tersebut membuat diriku mulai berangan-angan untuk mempunyai blog, tapi kapan?. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=224&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><strong><span style="color:#0000ff;"><span style="color:#ff0000;">BLOG BARU, BELAJAR ngeBLOG, BARU ngeBLOG</span></span></strong></p>
<p><img class="size-medium wp-image-138 alignleft" title="Apriong" src="http://vorlandia.files.wordpress.com/2008/12/dsc00067.jpg?w=150&#038;h=125" alt="Vorlandia" width="150" height="125" /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><span style="color:black;">&#8220;<em>Bikin blog dong, banyak teman sudah pada bikin</em>&#8220;, demikian yang diucapkan oleh ibunya anak-anak. Selama ini memang saya sudah sering mendengar tentang blog bahkan pernah membuka beberapa blog tetapi untuk membuat atau mempunyai blog tidak sempat terpikirkan. Ucapan spontan tersebut membuat diriku mulai berangan-angan untuk mempunyai blog, tapi kapan?.<br />
</span></strong><span id="more-224"></span><br />
<span style="color:black;"> </span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Niat untuk mempunyai blog terus menggumpal dan saat membuka internet tanpa sengaja membaca petunjuk cara membuat blog di WordPress, langsung saja petunjuk tersebut kuikuti. Spontan dan mereka-reka terciptalah judul blog dan blog keluarga sebagai tema blog, Akhirnya blog baru kini sudah dipunyai.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Lahirnya blog ini membuatku mempelajari berbagai petunjuk teknis tentang blog, bagaimana mendesain blog, cara upload bahkan cara menghapus file dipraktekan satu persatu, tahap demi tahap. karena semangatnya untuk menguasai teknis-teknis blog wordpress tidak terasa sudah 3 malam begadang dan berjam-jam di depan komputer.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Blog sudah mulai berbentuk walaupun masih bongkar pasang karena menu dan tata letak masih belum sreg dihati, pamer kepada keluarga pun mulai disiapkan, ibunya anak-anak dan anak-anak semuanya dipanggil agar menghadap ke komputer. &#8220;<em>lumayan&#8230;!!!</em>&#8220;, komentar istriku tanpa kupahami maksudnya. &#8220;<em>oohh&#8230;blog itu kayak gini ya&#8230;tapi isinya cuma judul  dan menu doang</em>&#8220;, omel anakku yang pertama. Mendengar komentar dan omelan tersebut aku hanya cengar-cengir.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sebagai orang yang baru ngeblog, mengisi blog bertemakan keluarga ternyata problem tersendiri, Semua yang akan ditulis dan ditampilkan merupakan sebuah keragu-raguan. Tulisan yang telah dirangkai, ragu untuk diupload. Berbagai pertanyan muncul, inikan cerita keluarga pantaskah untuk disebarkan?, baguskah cerita ini?, atau nanti saja kalau sudah waktunya. Demikian juga dengan foto-foto, terasa semua orang akan mengintip. &#8220;<em>Malu dilihat orang, kalau foto ibu yang ditampilkan..!?!?!</em>&#8220;, Jawab istriku. &#8220;<em>Apa kata dunia!!!</em>&#8220;, sambungnya kembali ketika aku minta ijin untuk upload fotonya. Aku pun demikian, ada perasaan aneh dan seolah-olah nantinya ada orang yang tidak senang apabila melihat fotoku yang ganteng (menurut Istri) terpampang. Bertolak belakang dengan orang tuanya, kedua anakku malah ingin foto ditampilkan sebanyak-banyaknya. Setelah memperhatikan blog kiri-kanan, ternyata mereka tidak segan-segan untuk menampilkan album keluarga, mulai ada keberanian untuk upload terutama foto-foto keluarga.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Blog yang baru, terus menerus belajar tentang blog, baru kita ngeblog.</strong></p>
<p><strong></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vorlandia.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vorlandia.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vorlandia.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vorlandia.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vorlandia.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vorlandia.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vorlandia.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vorlandia.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vorlandia.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vorlandia.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vorlandia.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vorlandia.wordpress.com/224/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vorlandia.wordpress.com/224/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vorlandia.wordpress.com/224/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=224&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vorlandia.wordpress.com/2009/01/28/blog-baru-belajar-ngeblog-baru-ngeblog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b19ab28d534780da6eca1d39d298c18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apriong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://vorlandia.files.wordpress.com/2008/12/dsc00067.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Apriong</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>HALAMAN DEPAN</title>
		<link>http://vorlandia.wordpress.com/2009/01/05/halaman-depan/</link>
		<comments>http://vorlandia.wordpress.com/2009/01/05/halaman-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Jan 2009 16:47:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>apriong</dc:creator>
				<category><![CDATA[Depan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://vorlandia.wordpress.com/2009/01/05/check-out-my-slide-show/</guid>
		<description><![CDATA[SELAMAT TAHUN BARU 1430 H &#38; 2009 M<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=196&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff0099;"><strong>SELAMAT TAHUN BARU</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#3399ff;"><strong>1430 H</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#66cc33;">&amp;</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#9999ff;"><strong>2009 M</strong></span></p>
<p style="text-align:center;">
</h1>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/vorlandia.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/vorlandia.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/vorlandia.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/vorlandia.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/vorlandia.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/vorlandia.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/vorlandia.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/vorlandia.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/vorlandia.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/vorlandia.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/vorlandia.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/vorlandia.wordpress.com/196/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/vorlandia.wordpress.com/196/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/vorlandia.wordpress.com/196/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=vorlandia.wordpress.com&amp;blog=5631880&amp;post=196&amp;subd=vorlandia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://vorlandia.wordpress.com/2009/01/05/halaman-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/3b19ab28d534780da6eca1d39d298c18?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">apriong</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
